Gubernur NTB Perkuat Pendidikan Inklusif di SLBN Sumbawa
NTBHub.ID – Dalam rangkaian Safari Ramadan, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal mengunjungi SLBN 1 Sumbawa pada Kamis (12/3/2026) untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Kunjungan ini disambut meriah oleh siswa dan guru, dengan penampilan angklung sebagai bentuk sambutan sebelum Gubernur meninjau fasilitas sekolah.
Selama kunjungan, Gubernur meresmikan beberapa fasilitas baru, termasuk ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan ruang keterampilan yang telah diperbaharui menggunakan anggaran tahun 2025. Revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus di Kabupaten Sumbawa.
“Semoga secara bertahap semua sekolah bisa direvitalisasi,” ucap Miq Iqbal, meminta pengelola untuk menyiapkan data kebutuhan.
Pembangunan ini juga meliputi penambahan fasilitas kesehatan dan sarana pembelajaran lainnya. Gubernur berdialog langsung dengan siswa, guru, dan pengelola sekolah untuk mendengar tantangan yang dihadapi dalam pendidikan.
Miq Iqbal menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan untuk membuka kemandirian ekonomi bagi lulusan SLB. “Mereka memiliki potensi besar dan harus mendapatkan akses pendidikan yang baik,” tegasnya.
Gubernur juga menyaksikan siswa yang berlatih keterampilan, seperti membatik dan menyablon kaos. Dengan penuh perhatian, ia mengamati siswa tuna rungu yang memiliki fokus tinggi dalam beraktivitas.
“Anak-anak kita bisa belajar desain komunikasi visual dan hasilnya dapat sangat baik,” tuturnya. Ia juga membeli beberapa kaos hasil karya siswa sebagai bentuk apresiasi.
Melalui kunjungan ini, Gubernur memberikan arahan kepada perangkat daerah untuk memperkuat dukungan bagi SLBN Sumbawa. Pemerintah Provinsi NTB berencana untuk memfasilitasi kerja sama dengan Bank NTB Syariah guna akses permodalan bagi alumni yang ingin berwirausaha.
Selain itu, kendaraan antar-jemput akan disediakan untuk memudahkan akses transportasi siswa. Gubernur juga mendorong kolaborasi antara sekolah dengan sektor usaha untuk memasarkan produk siswa.
“Produk karya siswa SLB memiliki nilai ekonomi dan harus dipromosikan lebih luas,” ujarnya. Pemerintah juga akan mengevaluasi kondisi asrama untuk memastikan kenyamanan tinggal bagi siswa dari luar daerah.
Kunjungan Gubernur diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pendidikan inklusif di NTB, serta mendorong kemandirian dan pemberdayaan peserta didik penyandang disabilitas.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
