Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Wajib Tercapai

11 Apr 2026 • 22:53 iMedia

NTBHUB.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal melantik 34 pejabat eselon di Pendopo Gubernur, Mataram, Kamis (9/4/2026). Pelantikan itu terdiri atas 13 pejabat eselon II, 13 pejabat eselon III, dan delapan pejabat eselon IV.

Pelantikan dilakukan setelah Gubernur NTB lebih dulu melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Miq Iqbal menegaskan para pejabat yang baru dilantik harus menandatangani perjanjian kinerja sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal. Ia menekankan target kinerja harus dicapai dalam waktu enam bulan.

“Kalau selama enam bulan kinerja dan target tidak tercapai, mohon maaf bapak ibu harus secara sukarela mengundurkan diri dari jabatan,” tegasnya di hadapan para pejabat yang dilantik.

Menurut gubernur, kebijakan tersebut menjadi langkah awal untuk mengevaluasi kinerja pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Dengan begitu, pemerintah berharap program-program pembangunan yang sempat tertunda dapat dipercepat pelaksanaannya.

Ia juga meminta Sekda NTB menyiapkan indikator kinerja yang akan menjadi dasar penilaian bagi para pimpinan OPD.

Miq Iqbal menyadari keputusan pelantikan pejabat baru berpotensi menuai pro dan kontra. Namun sebagai pejabat publik, menurut dia, tidak ada keputusan yang bisa menyenangkan semua pihak.

“Tetapi sebagai pimpinan, inilah yang terbaik yang bisa saya ambil. Mudah-mudahan Allah SWT meridai keputusan-keputusan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyoroti tantangan pembangunan yang semakin kompleks, baik di level internasional, nasional, maupun daerah. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja lebih ekstra, cerdas, dan cepat.

Ia menambahkan, kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat membuat anggaran daerah semakin terbatas. Kondisi itu, kata dia, menuntut seluruh OPD untuk lebih kreatif dalam meningkatkan pendapatan daerah dan bekerja secara efektif.

“Mimpi-mimpi besar kita tidak boleh terhalang oleh minimnya anggaran. Langkah-langkah kita tidak boleh terhenti karena anggaran terbatas,” katanya.

Gubernur juga menyinggung pentingnya dukungan keluarga, khususnya pasangan para pejabat, agar birokrasi tetap berjalan dengan integritas. Ia meminta pasangan pejabat memberikan dukungan tanpa ikut terlalu jauh dalam urusan kantor.

“Dari dulu semenjak saya jadi pejabat, saya selalu memberikan apresiasi besar kepada pasangan,” ucapnya.

Menurut dia, dukungan dari pasangan sangat penting agar pejabat dapat menjalankan amanah dengan baik dan para staf di lingkungan kerja tetap bisa bekerja secara profesional.

Adapun sejumlah pejabat eselon II yang dilantik di antaranya Asrul Sani sebagai Direktur RSUP NTB, Lalu Mirza Amir HB sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Syamsul Hadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB, Lalu Kusuma Wijaya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman NTB, serta Lalu Wiranata sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Selain itu, Muhammad Ihwan menjabat Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Didik Mahmud sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf sebagai Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB, dan Srianingsih sebagai Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD NTB.

I Putu Artawan Prayoga juga dilantik sebagai Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RSUD NTB, sementara Adi Wira Perdhana menjabat Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB. Di lingkungan Setda NTB, Amir menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Yus Harudian Putra sebagai Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya