Peningkatan Mutu Pendidikan di NTB Lewat Program Bantuan

10 Apr 2026 • 02:13 iMedia

NTBHub.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) terus berupaya meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan, terutama di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Pemprov NTB dalam memastikan setiap sekolah mendapatkan akses terhadap layanan pendidikan yang optimal dan mendukung pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Plt Kepala Dinas Dikpora NTB, Bowo Susatyo, dalam sebuah kesempatan menjelaskan bahwa salah satu fokus dari program bantuan pendidikan adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Program ini dirancang untuk memberikan dana alokasi khusus nonfisik yang bertujuan mendukung biaya operasional sekolah, termasuk pemeliharaan sarana dan prasarana, pengadaan barang, serta honor guru non-PNS.

“Dana BOS ini akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional sekolah, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya. Menurut Yaniwardan, Koordinator Pokja Kelembagaan dan Kurikulum, penyaluran dana BOS dilakukan berdasar jumlah siswa terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Di tahun 2026, total penyaluran BOS untuk SMA negeri di NTB mencapai Rp160,3 miliar untuk 149 satuan pendidikan, serta sekitar Rp30,47 miliar untuk 237 satuan pendidikan swasta. Bantuan ini menjangkau semua kabupaten/kota di NTB, antara lain Kabupaten Bima, Dompu, Lombok Barat, dan Kota Mataram.

Selain program BOS, Pemprov NTB juga mendorong transformasi pembelajaran dengan menyediakan Bantuan Alat Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP). Alat ini memungkinkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif, meningkatkan keterlibatan siswa. Hingga saat ini, 356 dari 424 SMA di NTB telah menerima bantuan IFP.

Pemprov NTB juga menjalankan Program Revitalisasi Sekolah SMA untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Program ini dilakukan melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan fasilitas yang lebih layak. Tahun 2026, sebanyak 33 SMA negeri dan 25 SMA swasta diusulkan untuk program revitalisasi ini dan sudah melalui verifikasi data.

Dengan memaksimalkan berbagai program ini, Pemprov NTB berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih baik dan merata. “Kami memastikan bantuan dari pemerintah pusat tersalurkan dengan tepat dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di NTB,” tegas Yaniwardan.

Melalui intervensi yang beragam ini, Pemprov NTB berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah secara berkelanjutan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya