Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Diimbau Bangun Ekosistem Kerja yang Ramah Keluarga bagi Perempuan

NTBHUB.ID – Semangat Hari Kartini 2026 menjadi momentum bagi perusahaan untuk menghadirkan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan mendukung pekerja perempuan. Upaya ini dinilai penting agar perempuan dapat menjalankan peran profesional tanpa mengabaikan kesejahteraan fisik dan mental di tengah tanggung jawab keluarga.

Di tengah dinamika peran ganda yang semakin kompleks, perempuan dituntut tetap profesional dan tangguh di tempat kerja. Pada saat yang sama, mereka juga kerap menjadi pilar utama dalam menjaga keseimbangan keluarga. Tanpa dukungan sistem yang memadai, beban tersebut sering kali luput dari perhatian.

Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, menegaskan bahwa perempuan merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong kinerja organisasi yang berkelanjutan.

“Perempuan hari ini memiliki peluang besar untuk tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga sebagai penggerak nilai, pembawa perspektif kritis, serta sumber inovasi,” ujarnya.

Menurut Beatrix, ruang kerja yang inklusif dan suportif bukan sekadar soal pemenuhan kuota gender, melainkan strategi bisnis yang penting. Perempuan dinilai memiliki sensitivitas dan ketajaman berpikir yang dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan solusi dan mendorong perubahan di lingkungan profesional.

Melalui komunitas JELITA 30 (Jejak Langkah Wanita Salemba 30), Indonesia Re memanfaatkan momen peringatan Hari Kartini 2026 untuk memperkuat dukungan terhadap pekerja perempuan. Tahun ini, perusahaan mengusung tema “Empowered Women, Healthy Future: Celebrating Kartini Through Culture, Wellness, and Care”.

Program tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam memberdayakan perempuan agar tetap adaptif, sehat secara berkelanjutan, serta tidak terlepas dari akar budaya bangsa. Sebagai BUMN, Indonesia Re disebut memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerja perempuan tidak hanya diberi kesempatan, tetapi juga ruang untuk menjadi pilar yang kuat bagi kemajuan perusahaan dan negara.

“Semangat Kartini harus terus hidup melalui kontribusi nyata, keberanian untuk bertransformasi, serta komitmen untuk terus berperan aktif di tengah perubahan,” tegas Beatrix.

Dukungan itu diwujudkan melalui sejumlah kegiatan yang dirancang sebagai ruang kolaboratif dan inspiratif. Program tersebut mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni culture, wellness, dan health awareness.

Pertama, melalui Kartini and Culture Photo Challenge pada 21 April 2026, seluruh karyawan diajak mengekspresikan kreativitas dengan mengenakan busana tradisional seperti kebaya, beskap, dan batik. Kegiatan antar divisi ini bertujuan memperkuat kebanggaan terhadap warisan budaya nasional di lingkungan kerja.

Kedua, pada 23 April 2026, perusahaan menggelar program Vaksinasi Bersama Jelita sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan pekerja. Fasilitas yang diberikan meliputi vaksin HPV, influenza, hepatitis, dan dengue.

Ketiga, Indonesia Re juga menghadirkan sesi Yoga Bersama Jelita pada 23 April 2026 untuk mendukung kebugaran fisik sekaligus kesehatan mental karyawati. Kegiatan ini diharapkan memberi ruang bagi pekerja untuk sejenak melepaskan tekanan pekerjaan.

Langkah Indonesia Re menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini dapat dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Budaya perusahaan yang ramah keluarga dan inklusif dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung pemberdayaan perempuan di dunia kerja.

Melalui apresiasi terhadap peran ganda perempuan sebagai profesional dan penggerak keluarga, nilai-nilai Kartini diharapkan terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah menciptakan perempuan Indonesia yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, dan berdaya dalam membangun bangsa.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya