Strategi Pembangunan Ekonomi Lombok Timur Menurut Gubernur NTB

NTBHub.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya Kabupaten Lombok Timur dalam konteks pembangunan ekonomi provinsi. Dalam kesempatan Safari Ramadhan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, pada Jum’at (27/02), beliau mengungkapkan bahwa Lombok Timur, dengan populasi mendekati 1,5 juta jiwa, berperan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Iqbal menilai Lombok Timur memiliki sumber daya alam yang sangat beragam, mulai dari pegunungan hingga wilayah pesisir yang kaya akan potensi pertanian dan perikanan. Dalam beberapa tahun mendatang, pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan potensi ini secara terencana, sehingga Lombok Timur dapat dikenal secara lebih luas dan mencapai peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

“Jika masyarakat Lombok Timur mampu berkontribusi secara produktif, maka ini akan berdampak positif terhadap pendapatan daerah dan provinsi,” ujar Gubernur Iqbal.

Sejak awal, peningkatan infrastruktur menjadi agenda utama dalam pembangunan. Salah satu pencapaian yang patut diperhatikan adalah perbaikan ruas jalan strategis setelah terabaikan selama 11 tahun, yang direncanakan akan selesai pada tahun 2025. Infrastruktur yang baik dianggap sebagai fondasi untuk mengoptimalkan potensi yang ada.

Sektor pendidikan juga mendapatkan perhatian khusus. Pemerintah tengah memperbanyak pembangunan sekolah, termasuk lembaga pendidikan keagamaan dan vokasi. Lombok Timur tercatat memiliki jumlah lembaga pendidikan yang signifikan di NTB. Dalam upaya meningkatkan sektor kelautan dan perikanan, program Kampung Nelayan juga dikembangkan. Kampung Nelayan pertama di Ekas Lombok Timur telah berjalan, dengan rencana pengusulan hingga 40 kampung nelayan baru di daerah tersebut.

Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat, yang saat ini beroperasi di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa, telah membawa dampak positif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini, meskipun masih bersifat sementara, telah menunjukkan perubahan yang signifikan dalam sikap dan kepercayaan diri anak-anak yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan pendidikan formal.

“Kami percaya pendidikan yang tepat dapat memberikan harapan baru,” tegas Gubernur Iqbal. Ke depan, fokus akan diberikan pada penguatan kurikulum dengan pendekatan yang lebih humanis dan berbasis karakter.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, sedang membangun sistem pendidikan yang lebih inklusif. Program rehabilitasi dan digitalisasi sekolah, serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ditujukan untuk semua sekolah, baik negeri maupun swasta, asalkan memenuhi kriteria yang ada.

Pengembangan konten lokal juga menjadi prioritas, dimana konten yang berorientasi pada karakter dan budaya lokal diharapkan dapat memperkuat identitas serta relevansi pembelajaran dengan kehidupan masyarakat.

Pemerintah saat ini sedang merancang Dewan Pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan pendidikan di NTB. Dengan dukungan dari Pemerintah Pusat dan kerjasama antar daerah yang solid, Lombok Timur optimis dapat mencapai visi masyarakat yang mandiri dan kompetitif.

“Kami menginginkan pendidikan yang adil, berbasis karakter lokal, dan dikelola secara baik. Dengan kolaborasi semua pihak, kami yakin NTB bisa semakin maju,” tutup Gubernur Iqbal dalam acara tersebut, yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, serta Kepala OPD terkait.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya