Iran Tegaskan Tak Akan Lagi Bernegosiasi dengan AS Usai “Pengalaman Pahit”

NTBHub.ID – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa negaranya tidak lagi mempertimbangkan pembicaraan atau negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan tegas ini disampaikan dalam wawancara dengan PBS News, menyusul apa yang ia sebut sebagai “pengalaman yang sangat pahit” dalam perundingan sebelumnya terkait program nuklir Iran.

Araghchi mengungkapkan bahwa pada masa lalu pihak Amerika Serikat sempat memberikan jaminan bahwa mereka tidak berniat menyerang Iran dan ingin menyelesaikan persoalan nuklir secara damai melalui jalur diplomasi.

“Mereka berjanji kepada kami bahwa tidak ada niat untuk menyerang, dan mereka ingin menyelesaikan isu nuklir Iran secara damai serta mencari solusi melalui negosiasi,” ujar Araghchi.

Namun, menurutnya, janji tersebut tidak sejalan dengan tindakan yang kemudian terjadi. Ia menilai keputusan untuk melakukan serangan justru memperburuk kepercayaan yang sudah dibangun selama proses dialog.

“Meski begitu, mereka tetap memutuskan untuk menyerang kami,” katanya.

Akibat pengalaman tersebut, Araghchi menegaskan bahwa kemungkinan membuka kembali dialog dengan Washington kini sangat kecil. Ia menilai isu pembicaraan dengan Amerika Serikat tidak lagi menjadi opsi yang dibahas oleh pemerintah Iran.

“Saya tidak berpikir pertanyaan tentang berbicara dengan pihak Amerika akan kembali berada di atas meja,” tegasnya.

Pernyataan ini menandakan semakin tegangnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat, terutama terkait program nuklir Teheran yang selama bertahun-tahun menjadi sumber konflik diplomatik di kawasan Timur Tengah.

admin
Penulis.