Waspadai Bahaya Hustle Culture, Overwork Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda

NTBHUB.ID – Fenomena hustle culture atau budaya kerja tanpa henti kini kian sering dianggap sebagai simbol produktivitas. Namun, di balik citra pekerja keras, kebiasaan overwork justru menyimpan ancaman serius bagi kesehatan, termasuk meningkatkan risiko penyakit jantung di usia muda.

Dilansir dari laman resmi Primaya Hospital, studi terbaru menunjukkan bahwa bekerja berlebihan dapat berdampak signifikan pada kesehatan kardiovaskular. Salah satu risikonya adalah meningkatnya kemungkinan terkena stroke dan penyakit jantung koroner.

Di Indonesia, Undang-Undang Cipta Kerja mengatur jam kerja normal sebanyak 40 jam per minggu. Jika ditambah lembur maksimal tiga jam per hari, total waktu kerja dapat mencapai 58 jam per minggu. Kondisi ini dinilai sudah masuk zona berisiko bagi kesehatan.

Riset yang dimuat dalam jurnal The Lancet dan menganalisis data lebih dari 600 ribu orang menemukan, pekerja yang menghabiskan waktu kerja 55 jam atau lebih per minggu memiliki risiko 13 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. Sementara itu, risiko stroke meningkat hingga 33 persen dibandingkan mereka yang bekerja dengan jam normal 35-40 jam per minggu.

Sejumlah faktor disebut menjadi pemicu mengapa kerja berlebihan dapat merusak jantung. Di antaranya stres kronis, kurang tidur, serta tekanan mental yang berkepanjangan. Kombinasi kondisi tersebut dapat memicu penyempitan pembuluh darah jantung dan membebani sistem kardiovaskular.

Selain itu, hustle culture yang terus menuntut produktivitas tinggi juga berpotensi berubah menjadi toxic productivity. Situasi ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga mengganggu kesehatan mental karena seseorang merasa harus selalu bekerja tanpa jeda.

Para ahli mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan istirahat agar tubuh tetap sehat. Pola kerja yang terlalu ekstrem sebaiknya dihindari demi menekan risiko gangguan jantung dan stroke di kemudian hari.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya