Lokasi Dugaan Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Disebut Beragam, Salah Satunya di Tempat Ibadah

19 Apr 2026 • 18:19 iMedia

NTBHUB.ID – Kasus dugaan pelecehan sesama jenis yang menyeret nama Syekh Ahmad Al Misry disebut terjadi di beberapa lokasi.

Hal itu disampaikan Ustaz Abi Makki dalam jumpa pers di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 16 April 2026. Ia menyebut peristiwa yang dialami para santri laki-laki tidak berlangsung di satu tempat saja.

“Itu (lokasinya) bermacam-macam. Yang paling, apa namanya, mengerikan itu (dilakukan) di tempat ibadah,” ujar Ustaz Abi Makki.

Meski demikian, Abi Makki tidak merinci lokasi-lokasi lain yang diduga menjadi tempat terjadinya pelecehan tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa kasus ini disebut berlangsung di sejumlah tempat yang berbeda.

Sejumlah laporan juga menyebut dugaan pelecehan itu tidak terjadi dalam satu waktu, melainkan berlangsung dalam rentang tahun yang cukup panjang. Kondisi ini mengindikasikan adanya perpindahan lokasi mengikuti aktivitas pelaku dan korban.

Kasus dugaan pelecehan yang dikaitkan dengan Syekh Ahmad Al Misry sendiri disebut mulai mencuat pada 2021, saat sejumlah santri mulai berani buka suara. Saat itu, persoalan ini sempat diselesaikan secara internal setelah yang bersangkutan disebut mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada korban.

Namun, pada 2025, kasus tersebut kembali menjadi sorotan setelah seorang korban muncul dan memberikan pengakuan lanjutan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya