Final Four Proliga 2026: LavAni Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi untuk Juara Putaran Kedua

18 Apr 2026 • 09:40 iMedia

NTBHUB.ID – Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Surabaya Samator pada lanjutan Final Four Proliga 2026 di GOR Jatidiri, Semarang. Hasil ini membuat LavAni tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi saat menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi pada 19 April 2026 untuk memastikan gelar juara putaran kedua.

Pada laga pembuka seri penutup Final Four, tim asuhan David Lee tampil dominan dan menang 25-15, 25-21, 25-21. Kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi LavAni selama babak empat besar, sekaligus menjaga rekor mereka tetap sempurna.

LavAni langsung menurunkan kekuatan terbaik sejak awal pertandingan. Nama-nama seperti Dio Zulfikri, Hendra Kurniawan, Malizi, Boy Arnes, serta dua pemain asing Taylor Sander dan Georg Grozer tampil sejak set pertama. Di kubu Samator, absennya tosser andalan Lyvan Taboada membuat tim lebih banyak mengandalkan pemain muda seperti Ageng Wardoyo, Yudi, Krisna, dan Hadi.

Samator sempat memberi perlawanan pada awal set pertama hingga skor imbang 10-10. Namun, LavAni kemudian menjauh dan unggul 16-11 di pertengahan set. Pelatih Samator, Rodolfo Sanchez, sempat meminta time out saat timnya tertinggal 13-20 untuk menghentikan laju lawan. Meski begitu, LavAni tetap unggul jauh dan menutup set pertama 25-15.

Memasuki set kedua, Samator tampil lebih solid dan sempat menjaga tempo permainan. Saling kejar angka terjadi mulai dari 6-6 hingga 12-12, sebelum Ageng Wardoyo membawa Samator terus menempel hingga 19-19. LavAni kemudian kembali menekan lewat serangan-serangan keras di poin-poin penting dan menutup set kedua 25-21.

Pada set ketiga, pelatih David Lee melakukan rotasi dengan memasukkan Dimas Saputra, Jasen Kilanta, dan Dafa. Meski mengubah susunan pemain, LavAni tetap unggul 6-3 dan kembali memimpin 16-12 di pertengahan set. Samator mencoba merespons dengan memasukkan Rama Fauzan yang baru pulih dari cedera, tetapi LavAni tetap terlalu kuat dan memastikan kemenangan 25-21.

Perbedaan kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan ini. Ketidakhadiran Lyvan Taboada di Samator membuat LavAni lebih mudah mengontrol jalannya laga. Di sisi lain, LavAni kembali menunjukkan bahwa pemain pelapis mereka memiliki kualitas yang tak jauh berbeda dengan pemain inti.

Asisten pelatih Samator, Sigit Ari Widodo, mengakui kualitas pemain LavAni masih lebih baik. Namun, ia menegaskan timnya tetap berusaha memberikan perlawanan maksimal dengan sebagian besar pemain binaan.

Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyebut timnya sempat memainkan pemain inti di awal pertandingan sebelum melakukan rotasi pada set berikutnya. Ia juga menilai para pemain asing tetap tampil baik meski sempat mengalami kendala fisik selama laga.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya