Indonesia Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas 2026, Rekor 68 Tahun Terhenti
NTBHUB.ID – Tim putra Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari fase grup Piala Thomas 2026 di Denmark usai kalah 1-4 dari Prancis.
Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup D, meski sebelumnya telah meraih dua kemenangan. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan 68 tahun Indonesia yang selalu lolos ke babak gugur sejak debut pada 1958.
Indonesia yang berstatus sebagai negara dengan koleksi gelar Piala Thomas terbanyak sepanjang sejarah tampil kurang meyakinkan pada empat partai awal. Jonatan Christie kalah dari Christo Popov dengan skor 19-21, 14-21. Alwi Farhan kemudian menyerah kepada Alex Lanier 16-21, 19-21.
Anthony Sinisuka Ginting juga belum mampu membawa poin setelah kalah dramatis dari Toma Junior Popov lewat rubber game, 21-17, 13-21, 20-22. Harapan Indonesia di sektor ganda pun pupus setelah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani takluk dari Eloi Adam/Leo Rossi.
Satu-satunya poin Indonesia pada laga tersebut dipersembahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menang atas Christo Popov/Toma Junior Popov.
Meski meraih kemenangan di partai terakhir, Indonesia tetap tidak cukup untuk melaju ke perempat final. Indonesia, Thailand, dan Prancis sama-sama mencatat dua kemenangan di Grup D, namun Prancis unggul dalam selisih kemenangan partai dan berhak lolos bersama Thailand.
Ironisnya, sebelum hasil buruk itu, Indonesia sempat tampil meyakinkan dengan mengalahkan Aljazair 5-0 dan Thailand 3-2. Namun, kekalahan dari Prancis menjadi pukulan telak sekaligus alarm bagi bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Sebelumnya, hasil terburuk Indonesia di Piala Thomas terjadi pada 2012 saat terhenti di perempat final. Kini, kegagalan menembus babak gugur untuk pertama kalinya menjadi catatan sejarah baru yang pahit bagi Merah Putih.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
