DPRD Lombok Tengah Soroti Kebijakan Penunjukan Kepala Sekolah
NTBHub.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Wirman Hamzani, yang akrab disapa Hamzan, mengekspresikan keprihatinannya terhadap kebijakan yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Tengah. Ia mempertanyakan keabsahan penunjukan oknum yang baru lulus P3K kurang lebih dua tahun untuk menjabat sebagai Kepala Sekolah, sementara banyak guru yang akan segera pensiun tidak mendapatkan perhatian yang seharusnya.
Dalam penjelasannya, Hamzan menyoroti bahwa dalam mutasi yang berlangsung beberapa waktu lalu, Pemkab Lombok Tengah terkesan melakukan tindakan monopoli dan tumpang tindih. Ia menegaskan, “Ada guru yang sebenarnya layak untuk diangkat sebagai Kepala Sekolah, namun justru yang diutamakan adalah mereka yang belum memenuhi syarat yang ada. Apakah ini merupakan bentuk balas jasa dalam konteks politik?” tanyanya dengan nada penuh skeptis.
Hamzan berpendapat, tindakan tersebut berpotensi merugikan dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah. Ia mengingatkan bahwa kualitas pendidikan harus menjadi prioritas utama, dan pemilihan Kepala Sekolah harus berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan kepentingan politik semata. “Kita perlu memastikan bahwa jabatan ini diisi oleh individu yang benar-benar mampu memimpin dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah,” tambahnya.
Aksi tegas dari anggota Dewan ini diharapkan dapat mendorong adanya evaluasi dan keterbukaan dalam proses rekrutmen Kepala Sekolah. Dengan memperhatikan kebutuhan nyata di lapangan, diharapkan pendidikan di Lombok Tengah dapat berkembang dengan baik dan memberikan hasil yang optimal bagi generasi mendatang.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
