China Perluas Ekspor Pesawat Militer dengan J-10CE

11 Mar 2026 • 01:30 iMedia

NTBHub.ID – Sebuah artikel dari Global Times, media ternama China, mengungkapkan bahwa negara tersebut berencana untuk memperluas ekspor pesawat militer. Langkah ini diambil setelah jet tempur J-10CE, yang dirancang untuk pasar internasional, berhasil menunjukkan performa yang mencolok dalam latihan udara di luar negeri pada tahun 2025.

Laporan ini menyoroti perhatian global yang semakin meningkat terhadap teknologi penerbangan China, serta perdebatan dalam sektor pertahanan mengenai langkah-langkah ekspansi ekspor.

Selama tahun 2025, J-10CE menarik perhatian di beberapa pameran penerbangan internasional besar, seperti Pameran Udara Paris, Dubai, dan Singapura. Global Times menyebutkan bahwa pesawat tersebut menjadi salah satu daya tarik yang paling banyak diperbincangkan.

Dalam artikel tersebut, Ji Ruidong, anggota Kongres Rakyat Nasional dan juga sekretaris Partai dari Shenyang Aircraft Corporation, menjelaskan bahwa ekspor peralatan penerbangan militer berkaitan erat dengan pembangunan industri dan kemampuan strategis sebuah negara. Dia menekankan, “Perdagangan senjata penerbangan mencerminkan kekuatan strategis dan merupakan komponen penting untuk menjaga keamanan nasional serta bersaing di pasar global.”

Lebih lanjut, Ji menyatakan bahwa meski peralatan penerbangan China telah mencapai level yang mengesankan untuk mendukung ekspansi ke pasar internasional, sektor ini masih menghadapi beberapa tantangan. “Kita berhadapan dengan kendala dalam hal desain tingkat tinggi dan pengembangan pasar,” ujarnya.

Global Times juga mencatat bahwa industri penerbangan China sedang merencanakan perubahan strategi dari menjual platform individual menjadi menyuplai sistem operasional yang terintegrasi. Ji berpendapat bahwa untuk mencapai hal ini, diperlukan transformasi dalam perdagangan senjata penerbangan melalui inovasi dan reformasi yang menyeluruh.

Konsep integrasi sistem mencerminkan evolusi operasi militer modern, dimana setiap pesawat dihubungkan dalam jaringan yang mencakup radar, sistem rudal, dan infrastruktur komunikasi. Menurut Ji, keberhasilan ekspansi ekspor pesawat militer mengharuskan adanya koordinasi yang lebih baik antara perusahaan pertahanan, lembaga pemerintah, dan militer.

Global Times juga mencatat bahwa permintaan internasional untuk pesawat tempur terus meningkat seiring dengan proses modernisasi angkatan bersenjata global. Produksi pesawat seperti J-10CE dan JF-17 Thunder, yang dikembangkan dengan Pakistan, kini ditawarkan kepada pembeli di luar negeri sebagai alternatif dari jet tempur Barat.

Ji menambahkan, “Memanfaatkan peluang ini sangat penting untuk meningkatkan kehadiran peralatan penerbangan China di pasar global dan memperkuat posisi negara dan militernya.”

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya