Kapal Selam Kelas Taigei Jepang Resmi Beroperasi
Kapal Selam Kelas Taigei Dikenalkan ke Angkatan Laut Jepang
NTBHub.ID – Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF) baru saja meluncurkan kapal selam serang diesel-elektrik (SSK) kelas Taigei kelima, yaitu JS Chogei (SS 517). Kapal selam ini diperkenalkan ke dalam Divisi Kapal Selam 2 yang berpusat di pangkalan Yokosuka, Prefektur Kanagawa, setelah diserahkan oleh Mitsubishi Heavy Industries pada 10 Maret.
JS Chogei memiliki panjang 84 meter, lebar 9,1 meter, dan kedalaman 10,4 meter dengan bobot standar sekitar 3.000 ton. Ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan dengan kapal selam kelas Soryu sebelumnya.
Inovasi dalam Kapal Selam
Kapal selam baru ini menawarkan area akomodasi yang lebih baik, termasuk ruang khusus untuk wanita, menandai langkah positif dalam keberagaman awak kapal. Arti dari nama Chogei sendiri adalah “paus panjang” dalam bahasa Jepang, melanjutkan tradisi penamaan kapal selam kelas Taigei.
Dengan biaya pembangunan sekitar 68,4 miliar yen (sekitar 434 juta dolar AS), kapal selam ini menggunakan sistem propulsi diesel-elektrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 6.000 hp, dengan kecepatan maksimal di bawah air mencapai 20 knot.
Fitur Canggih Kapal Selam Kelas Taigei
Dari segi teknologi, kelas Taigei dilengkapi dengan sonar canggih ZQQ-8 yang menggantikan versi sebelumnya, ZQQ-7. Kapal selam ini juga menggunakan baterai lithium-ion, yang menawarkan efisiensi lebih baik dibandingkan baterai tradisional.
Sistem manajemen tempur baru yang terintegrasi memberikan kemampuan deteksi yang lebih baik, sementara penggunaan sistem snorkel yang efisien membantu mengurangi jejak kapal. Selain itu, kapal selam ini dilengkapi dengan torpedo terbaru Tipe 18 dan rudal anti-kapal UGM-84L Harpoon Block II.
Rencana Masa Depan dan Pertahanan Jepang
JMSDF berencana untuk memperkenalkan lebih banyak kapal selam kelas Taigei, termasuk Taigei (SS 513) yang diluncurkan pada Maret 2022, dan kapal-kapal berikutnya yang akan beroperasi hingga 2027. Anggaran pertahanan tahun fiskal 2026 mencakup pengembangan kapal selam ke-10 kelas ini dengan alokasi 120,8 miliar yen.
Dengan meningkatnya aktivitas Angkatan Laut China, keberadaan kapal selam Jepang diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam menjaga stabilitas kawasan di perairan Asia.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
