Intervensi Nyata Program Desa Berdaya di Ntobo
NTBHub.ID – Bima, 2 Maret 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, melanjutkan kegiatan Safari Ramadan dengan kunjungan ke Desa Berdaya di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima pada hari Senin. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat program Desa Berdaya Transformatif, yang berfokus pada penanganan kemiskinan ekstrem.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 50 kepala keluarga di Kelurahan Ntobo ditetapkan sebagai sasaran dari program bantuan ini. Selain itu, Gubernur Iqbal juga mengunjungi Musholla setempat untuk menyerahkan bantuan yang mendukung kegiatan ibadah masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa program Desa Berdaya Transformatif memiliki fokus utama untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan target yang jelas.
“Kami telah menetapkan sasaran program ini secara spesifik, yaitu 50 Kepala Keluarga (KK) di Ntobo, bukan hanya 50 individu. Penetapan ini berdasarkan standar nasional yang telah ditentukan pemerintah, sehingga intervensi yang dilakukan dapat terarah dan tepat sasaran,” ucapnya dengan tegas.
Saat berkunjung, Gubernur juga meninjau langsung tiga rumah yang terdata dalam kategori kemiskinan ekstrem. Salah satu rumah yang dikunjungi akan segera mendapatkan perbaikan sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Secara pribadi, Gubernur menyerahkan bantuan berupa 10 ekor ayam kepada salah satu warga, yang diharapkan dapat menjadi stimulan awal untuk ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan keluarga. Selain itu, bantuan sembako juga disalurkan melalui Baznas kepada warga yang memerlukan.
Nur Afriani, pendamping Desa Berdaya, mengungkapkan bahwa jumlah warga yang terdampak sekitar lima puluh orang. Bantuan secara keseluruhan rencananya akan dicairkan sekaligus, dan tidak dilakukan bertahap.
“Jumlah warga yang terdampak tersebut sekitar lima puluh orang. Kami berencana memberikan bantuan sekaligus untuk seluruhnya,” jelasnya.
Selain itu, Gubernur Iqbal juga mengunjungi pelaku usaha mikro, yaitu UKM Dina yang memproduksi kain tenun. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat ekonomi lokal yang berbasis pada potensi masyarakat setempat.
Safari Ramadan kali ini menjadi momentum penting untuk memastikan program Desa Berdaya Transformatif yang dijalankan dapat langsung menyentuh kehidupan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk kebijakan, melainkan juga melalui aksi nyata di lapangan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
