Fajar Alfian Minta Maaf, Tim Thomas Indonesia Janji Bangkit Lebih Kuat

30 Apr 2026 • 22:42 iMedia

NTBHUB.ID – Tim Thomas Indonesia harus mengakhiri langkah lebih awal di Piala Thomas 2026 setelah takluk 1-4 dari Prancis pada laga terakhir Grup D, Rabu (30/4). Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga dengan dua poin dan gagal melaju ke fase gugur.

Fajar Alfian, yang mewakili tim, menyampaikan permintaan maaf atas hasil yang diraih. Ia mengakui tim telah berjuang maksimal, namun lawan tampil lebih baik pada pertandingan tersebut.

“Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik,” kata Fajar dalam keterangan resmi PP PBSI.

Fajar menambahkan, hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk menatap turnamen berikutnya. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang terus diberikan kepada tim Merah Putih.

“Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat,” ujarnya.

Kegagalan ini tercatat sebagai sejarah buruk bagi bulu tangkis Indonesia. Untuk pertama kalinya, tim Thomas Indonesia tidak mampu melewati fase grup. Sebelumnya, capaian terburuk Indonesia terjadi pada 2012, saat langkah tim terhenti di perempat final.

Menanggapi hasil tersebut, PP PBSI memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim. Fokus pembenahan diarahkan pada konsistensi performa, kesiapan fisik, serta mental bertanding para pemain.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, juga menilai pentingnya kesiapan menghadapi lawan dengan komposisi pemain yang fleksibel, seperti yang ditunjukkan Prancis pada turnamen kali ini.

Hasil di Piala Thomas 2026 ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PBSI untuk memperkuat pembinaan dan menyiapkan tim beregu putra agar kembali kompetitif di level dunia.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya