Indonesia Waspadai Dukungan Tuan Rumah saat Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

30 Apr 2026 • 22:42 iMedia

NTBHUB.ID – Tim putri Indonesia akan menghadapi Denmark pada perempat final Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Kamis pukul 18.00 waktu setempat.

Kapten tim putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menegaskan pentingnya kewaspadaan dan semangat tinggi untuk mengantisipasi kekuatan merata Denmark serta dukungan suporter tuan rumah.

“Bisa dibilang kekuatan Denmark merata terutama di semua tunggalnya yang memiliki skill dan kemampuan cukup bagus. Namun yang terpenting kami tidak mau menganggap Denmark di bawah, tetap harus waspada,” kata Putri.

Ia juga meminta rekan-rekannya menjaga fokus dan semangat sejak awal pertandingan hingga akhir laga. “Dari pertandingan pembuka sampai nanti selesai harus semangat terus, pantang menyerah, enjoy, dan lebih mati-matian,” ujarnya.

Putri memastikan kondisi tim dalam keadaan siap setelah menjalani latihan terakhir. Menurut dia, seluruh pemain telah mempersiapkan diri dengan baik.

“Alhamdulillah semuanya persiapannya baik, semuanya latihan dengan baik juga. Siapapun yang diturunkan besok saya yakin sudah yang terbaik dan siap,” katanya.

Selain faktor kekuatan lawan, dukungan publik tuan rumah juga dinilai bisa menambah tekanan bagi Indonesia. Karena itu, Putri menekankan pentingnya menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Sementara itu, pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari, menyebut sektor tunggal pertama akan menjadi penentu penting dalam upaya Indonesia membuka jalan menuju semifinal.

“Memang kekuatan tim Denmark ada di tiga tunggalnya yang sudah sering wara-wiri di turnamen Super 500 ke atas. Akan tetapi saya berharap kami bisa setidaknya mengambil dua poin,” kata Imam.

Ia memperkirakan Denmark akan menurunkan Mia Blichfeldt sebagai tunggal pertama untuk menghadapi Putri Kusuma Wardani.

“Menurut saya tunggal pertama ini memang kunci dari tim Indonesia sebagai pembuka jalan. Mungkin Denmark akan menurunkan Mia Blichfeldt dan berhadapan dengan Putri,” ujarnya.

Imam menambahkan, hasil pertemuan sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan karena atmosfer turnamen beregu berbeda dengan pertandingan individu.

“Terakhir bertemu di All England tapi saat itu Mia mengalami cedera, sebelumnya lagi di final Hylo Open 2025 Putri kalah. Tapi sekali lagi, ini turnamen beregu jadi hal itu tidak bisa jadi patokan,” kata dia.

Di perempat final lainnya, China akan menghadapi Malaysia, Jepang bertemu Thailand, dan Korea Selatan melawan Taiwan. Jika lolos, Indonesia akan berjumpa pemenang laga Korea Selatan kontra Taiwan di semifinal.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya