Marc Marquez Akui Kekalahan dari Rekan Setim di MotoGP Pasti Akan Terjadi

24 Apr 2026 • 01:11 iMedia

NTBHUB.ID – Marc Marquez mengaku tidak menutup mata terhadap kemungkinan kalah dari rekan setimnya di MotoGP. Menurut dia, hal tersebut adalah sesuatu yang wajar dan pada waktunya pasti akan terjadi.

Sejak tampil di ajang Grand Prix pada 2008, Marquez memang belum pernah finis di bawah rekan setimnya dalam klasemen akhir. Namun, dalam siniar Tengo un Plan pada Sabtu (18/4/2026), pebalap Ducati Lenovo Team itu menegaskan dirinya tidak hidup dengan rasa takut akan dikalahkan.

“Itu akan terjadi. Itu adalah proses alami. Anda tak boleh hidup dengan rasa takut rekan setim akan mengalahkan Anda. Memang benar itu belum pernah terjadi kepada saya. Namun, itu hal alami dan akan terjadi,” ujar Marquez.

Ia menambahkan bahwa rasa penasaran publik soal kapan hal itu terjadi tidak terlalu memengaruhi dirinya. Marquez mengaku lebih memilih bersikap tenang karena situasi tersebut merupakan bagian dari perjalanan karier seorang pebalap.

“Ini hanya soal rasa ingin tahu orang-orang, bukan soal apakah itu akan memengaruhi saya. Saya tidak terlalu cemas, karena begitulah adanya,” lanjutnya.

Marquez, yang kini berusia 33 tahun, juga menyoroti perbedaan antara pebalap muda dan senior. Menurut dia, para rider muda biasanya lebih mudah tampil kompetitif karena memiliki kondisi fisik yang lebih segar, belum banyak cedera, dan belum dibebani rasa takut.

“Ketika berusia 35 tahun, Anda tak melangkah dengan cara yang sama seperti ketika berusia 20 tahun. Sama seperti balap motor. Jika berusia 20 tahun, Anda tak masuk ke tikungan dengan cara yang sama seperti ketika berusia 35 tahun,” tuturnya.

“Bukan berarti Anda tak bisa cepat dan defensif selagi punya pengalaman. Namun, Anda tidak akan melakukan segalanya dengan cara yang sama seperti ketika masih muda,” kata sembilan kali juara dunia itu.

Dalam perjalanan kariernya di Grand Prix, Marquez tercatat selalu unggul atas rekan setimnya di tiap musim. Pada 2025 bersama Ducati Lenovo Team, ia menjadi juara dunia, sementara Pecco Bagnaia finis di posisi kelima.

Berikut catatan peringkat Marc Marquez dan rekan setimnya sejak debut di kelas GP125 pada 2008:

2008: GP125 Repsol KTM 125 – Peringkat 13; Tito Rabat – Peringkat 14

2009: GP125 Red Bull KTM Motorsport – Peringkat 8; Cameron Beaubier – Peringkat 29

2010: GP125 Red Bull Ajo Motorsport – Juara; Sandro Cortese – Peringkat 7; Adrian Martin – Peringkat 15

2011: Moto2 CatalunyaCaixa Repsol – Runner up; tidak ada rekan setim

2012: Moto2 CatalunyaCaixa Repsol – Juara; tidak ada rekan setim

2013: MotoGP Repsol Honda – Juara; Dani Pedrosa – Peringkat 3

2014: MotoGP Repsol Honda – Juara; Dani Pedrosa – Peringkat 4

2015: MotoGP Repsol Honda – Peringkat 3; Dani Pedrosa – Peringkat 4

2016: MotoGP Repsol Honda – Juara; Dani Pedrosa – Peringkat 6

2017: MotoGP Repsol Honda – Juara; Dani Pedrosa – Peringkat 4

2018: MotoGP Repsol Honda – Juara; Dani Pedrosa – Peringkat 11

2019: MotoGP Repsol Honda – Juara; Jorge Lorenzo – Peringkat 19

2020: MotoGP Repsol Honda – Tidak terklasifikasi; Alex Marquez – Peringkat 14

2021: MotoGP Repsol Honda – Peringkat 7; Pol Espargaro – Peringkat 12

2022: MotoGP Repsol Honda – Peringkat 13; Pol Espargaro – Peringkat 16

2023: MotoGP Repsol Honda – Peringkat 14; Joan Mir – Peringkat 22

2024: MotoGP Gresini Racing – Peringkat 3; Alex Marquez – Peringkat 8

2025: MotoGP Ducati Lenovo Team – Juara; Pecco Bagnaia – Peringkat 5

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya