Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Lanjut ke Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
Jakarta Garuda Jaya menundukkan Surabaya Samator dengan skor tipis 3-2 pada leg kedua grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu (22/4/2026). Hasil ini membuat agregat imbang 1-1 dan memaksa duel perebutan juara ketiga berlanjut ke leg penentuan.
Pertandingan berlangsung ketat hingga lima set dengan skor akhir 25-23, 22-25, 19-25, 25-22, 15-13. Kedua tim saling bergantian unggul dan tampil penuh tekanan di poin-poin kritis.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, langsung menurunkan kekuatan terbaik dengan Dawuda, Fauzan Nibras, dan Movsar Bataev sebagai tumpuan serangan. Sementara itu, Samator yang dipimpin Jordan Michael dan Lyvan Taboada juga tampil solid untuk mengimbangi permainan cepat lawan.
Garuda Jaya memulai laga dengan baik dan sempat unggul 17-14 di set pertama. Namun Samator bangkit hingga menyamakan kedudukan 18-18 dan bahkan berbalik memimpin 19-18. Ketegangan memuncak saat skor 23-23, sebelum Garuda Jaya menutup set pertama 25-23 lewat blok rapat di depan net.
Samator membalas pada set kedua. Meski Garuda Jaya sempat memimpin 11-10, tim asuhan Samator tampil lebih tenang di penghujung set dan memastikan kemenangan 25-22 setelah unggul 24-21.
Kepercayaan diri Samator kembali meningkat pada set ketiga. Setelah sempat imbang 16-16, Jordan Michael dkk melesat dan menutup set dengan kemenangan meyakinkan 25-19 untuk berbalik unggul 2-1.
Dalam posisi tertekan, Garuda Jaya tampil lebih agresif pada set keempat. Sempat tertinggal 13-16, mereka bangkit hingga menyamakan skor 19-19 dan berbalik unggul 20-19. Meski Samator sempat mengejar 21-21, Garuda Jaya menjaga fokus dan merebut set ini 25-22 untuk memaksa laga lanjut ke set penentuan.
Set kelima berlangsung dramatis. Garuda Jaya sempat unggul 5-3, lalu Samator menyamakan skor 10-10. Namun, Garuda Jaya mampu menjaga keunggulan tipis hingga 14-13 sebelum menutup pertandingan dengan skor 15-13.
Usai laga, Nur Widayanto menilai anak asuhnya tampil lebih terbuka dibanding pertemuan sebelumnya. Salah satu pemain Garuda Jaya, Fauzan Nibras, juga mengaku puas karena timnya bermain lebih tenang.
Dari kubu Samator, manajer tim Hadi Sampurno menyebut anak asuhnya kurang tenang saat sudah unggul di set pertama. Sementara itu, Jordan Michael menilai Garuda Jaya tampil lebih tenang dan mampu mengatasi tekanan di laga penting tersebut.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
