Pemprov NTB Percepat Pembenahan Tata Kelola Keterbukaan Informasi Publik

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) mempercepat pembenahan tata kelola keterbukaan informasi publik daerah. Langkah ini dimatangkan melalui rapat internal Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Provinsi NTB yang digelar di Ruang Rapat Kepala Dinas Kominfotik NTB, Selasa (7/4/2026).

Rapat tersebut membahas hasil evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2025 sekaligus menyusun rencana aksi untuk menghadapi penilaian Komisi Informasi Pusat yang akan dimulai pada Mei mendatang.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Akhsanul Halik, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bergerak lebih cepat dan terarah dalam memenuhi indikator penilaian.

“Terkait pemenuhan indikator, kita dituntut bergerak lebih cepat dan terarah. Strategi penguatan yang kita lakukan meliputi percepatan pemenuhan data, melengkapi dokumen yang kurang, serta meningkatkan intensitas pengawasan dan pendampingan langsung kepada seluruh perangkat daerah selaku PPID pelaksana,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu langkah awal yang perlu disamakan persepsinya adalah pemanfaatan secara optimal website PPID baru yang merupakan hasil transisi oleh Bidang Pengelolaan Teknologi dan Informasi (PTIK) Dinas Kominfotik NTB.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memaparkan bahwa tahun 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi NTB. Nilai KIP NTB tercatat turun menjadi 81,65 dan menempatkan provinsi ini di peringkat 22 nasional dengan status “Menuju Informatif”. Padahal, NTB sebelumnya sempat menempati posisi pertama secara nasional.

“Evaluasi menunjukkan, titik lemah terbesar kita ada pada kategori ‘Mengumumkan Informasi’. Kategori ini adalah ruh dari PPID, di mana asas keterbukaan itu harus proaktif. Informasi publik ibarat barang dagangan yang harus dipajang di etalase depan, sehingga masyarakat bisa langsung melihat dan mengambilnya tanpa harus bertanya dulu kepada penjualnya,” ujarnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya